Korupsi ? … no way !

Dalam konteks sosio-politik, fenomena paradoks ini
tidak aneh. Setiap negara yg level KKN-nya tinggi
selalu dibarengi dg gap kaya-miskin yg tinggi pula
plus lemahnya peningkatan rasio ekonomi. Begitu juga,
setiap negara yg level KKN-nya rendah, gap kaya-miskin
rendah, seperti realitas di negara-negara maju
dibarengi dg pertumbuhan ekonomi yg tinggi dan
konsisten. Ini bukan berarti tidak ada orang miskin di
Amerika atau Finlandia. Akan tetapi pembagian kue
ekonomi relatif merata. Dalam arti, meningkatnya
kekayaan kalangan ‘the have’ selalu dibarengi dg
peningkatan penghasilan ‘the have-not’. Sehingga,
bahkan pekerja kasar pun di negara maju dapat menabung
untuk membeli mobil dan berlibur di luar negeri di
musim vakansi.

Dalam perspektif manajemen, meratanya korupsi di
negara-negara berkembang seperti Indonesia ditimbulkan
oleh lemah dan tidak solidnya sistem manajerial;
terlalu banyaknya black-hole dalam undang-undang (UU)
dan peraturan pemerintah (PP), dll. yg membuat korupsi
menjadi begitu kondusif. Sekali korupsi itu dilakukan
oleh seorang birokrat, maka ia akan memiliki efek
domino: birokrat lain akan beramai-ramai melakukannya.
Dan itulah yg terjadi di negara kita. Setiap koruptor
akan selalu berusaha untuk “menularkan” dan membagikan
rejeki haramnya pada yg lain untuk alasan keamanan,
dan begitu seterusnya. Sehingga kaki-kaki korupsi
menjadi begitu menggurita dalam tubuh birokrasi.
Karena meratanya KKN, maka kalangan kecil yg “bersih”
pun menjadi parokial dan marjinal serta terisolasi:
sebuah paradoks ironis yg lain, di mana penjahat
menjadi “hero” dan hero menjadi penjahat dalam drama
realitas hidup birokrasi Indonesia.

Dalam konteks psiko-sosial, hobi korupsi disebabkan
oleh banyak hal: reposisi kemiskinan yg berakibat pada
ketamakan luar biasa, pandangan martabat diri
artifisial (tidak hakiki) yg didasari oleh pola pikir
materialistik, dll. Yg pada gilirannya mengarah pada
ketakpedulian atas akibat perbuatan terkutuknya pada
nasib negara, bangsa dan individu rakyat secara
keseluruhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: