Hatinya di Mana ?

Sudilah mengembalikan jiwa Ki Hajar Dewantoro yang ingin mendidik muridnya tidak menjadi pandai saja, terutama menjadi arif dan bersetia kawan. Jadi bukan hanya kompetisi tetapi solidaritas antar siswa, antar murid, antar teman-temannya.
Jadi, instruktur yang baik itu mengajak siswa sampai siswa tersebut menaruh perhatian alias concern pada sesuatu. Sebab, kalau sudah menaruh hati, otomatis siswa akan belajar. Jadi sekarang permasalahannya adalah “Hatinya ditaruh di mana ?” Instruktur menerangkan Algorithma tetapi si anak didik hatinya berada di 3D Animasi. Nah, kalau dia menaruh hatinya pada 3d animasi, ooo … dia sungguh-sungguh belajar tentang frame per second, inverse kinetic, video post, constraint dan sebagainya.

Posted in Umum. 1 Comment »

One Response to “Hatinya di Mana ?”

  1. robet Says:

    Pak Akademik … klo seperti ini to, aku ya ndak tau dimana hatinya siswa-siswa ku …


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: